This deviant's full pageview
graph is unavailable.
Member
I am a Deviously Deviant
spicercheat
Male/Indonesia
Why I Am Here
No reason given yet
Last Visit: 2 weeks ago
rasidi
Art Zone
Personal Zone
Misc. Zone
This is the place where you can personalize your profile!
But, how?
By moving, adding and personalizing widgets.
You can drag and drop to rearrange.
You can edit widgets to customize them.
The left side has widgets you can add!
Some widgets you can only access when you get a premium membership.
Some widgets have options that are only available when you get a premium membership.
We've split the page into zones!
Certain widgets can only be added to certain zones.
"Why," you ask? Because we want profile pages to have freedom of customization, but also to have some consistency. This way, when anyone visits a deviant, they know they can always find the art in the top left, and personal info in the top right.
Don't forget, restraints can bring out the creativity in you!
Now go forth and astound us all with your devious profiles!
“Dan siapakah yang lebih zalim dari orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabbnya kemudian ia berpaling darinya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.” (As Sajdah: 22)
Abu Sa’id al-Khudri r.a., bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah seorang lelaki melihat aurat lelaki lainnya dan janganlah pula seorang wanita melihat aurat wanita lainnya. Janganlah seorang lelaki berkemul dengan lelaki lain dalam satu selimut dan janganlah pula seorang wanita lain dalam satu selimut,” (HR Muslim)
Abu Hurairah r.a, dari Rasulullah saw. beliau bersabda, “Dahulu, orang-orang Bani Israil biasa mandi telanjang, saling melihat satu sama lainnya. Sementara Nabi Musa mandi sendirian. Mereka berkata, ‘Demi Allah, tidak ada yang menghalangi Musa mandi bersama kita kecuali karena kemaluannya bengkak (hernia).’ Suatu ketika Nabi Musa pergi seorang diri hendak mandi. Beliau meletakkan pakaian di atas sebuah batu. Lalu batu itu membawa lari pakaiannya. Maka Nabi Musa pun mengejar batu itu sambil berteriak, ‘Hai batu, kembalikan bajuku!’ Kejadian itu terlihat oleh orang-orang Bani Israil. Mereka berkata, ‘Demi Allah, ternyata Musa tidak menderita kelainan sedikit pun.’ Lalu Musa mengambil pakaiannya dan memukul batu tersebut.” (HR Bukhari [278] dan Muslim [339]).
Abu Hurairah r.a. berkata, “Demi Allah, pukulan Nabi Musa itu meninggalkan enam atau tujuh bekas pada batu tersebut.”
Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Ketika Nabi Ayyub sedang mandi telanjang sendirian, jatuhlah kepingan-kepingan emas laksana belalang menimpa tubuhnya. Maka ia pun menampungnya dengan kedua telapak tangannya, lalu meletakkannya ke dalam pakaiannya. Maka Allah memanggilnya: ‘Hai Ayyub, bukankah Aku telah mencukupimu daripada apa yang engkau lihat itu?’ Ayyub menjawab, ‘Benar, demi kemuliaan-Mu, namun aku tidak merasa cukup menerima barakah dari-Mu’,” (HR Bukhari).
--
thanks to =Guardian-of-Dragoon my luv
ancur siah otak
justrue bisa bisa menjadi media hiburan dan menghilangkan stres
asal jangan terlalu sering hahaha
Abu Hurairah r.a, dari Rasulullah saw. beliau bersabda, “Dahulu, orang-orang Bani Israil biasa mandi telanjang, saling melihat satu sama lainnya. Sementara Nabi Musa mandi sendirian. Mereka berkata, ‘Demi Allah, tidak ada yang menghalangi Musa mandi bersama kita kecuali karena kemaluannya bengkak (hernia).’ Suatu ketika Nabi Musa pergi seorang diri hendak mandi. Beliau meletakkan pakaian di atas sebuah batu. Lalu batu itu membawa lari pakaiannya. Maka Nabi Musa pun mengejar batu itu sambil berteriak, ‘Hai batu, kembalikan bajuku!’ Kejadian itu terlihat oleh orang-orang Bani Israil. Mereka berkata, ‘Demi Allah, ternyata Musa tidak menderita kelainan sedikit pun.’ Lalu Musa mengambil pakaiannya dan memukul batu tersebut.” (HR Bukhari [278] dan Muslim [339]).
Abu Hurairah r.a. berkata, “Demi Allah, pukulan Nabi Musa itu meninggalkan enam atau tujuh bekas pada batu tersebut.”
Diriwayatkan juga dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Ketika Nabi Ayyub sedang mandi telanjang sendirian, jatuhlah kepingan-kepingan emas laksana belalang menimpa tubuhnya. Maka ia pun menampungnya dengan kedua telapak tangannya, lalu meletakkannya ke dalam pakaiannya. Maka Allah memanggilnya: ‘Hai Ayyub, bukankah Aku telah mencukupimu daripada apa yang engkau lihat itu?’ Ayyub menjawab, ‘Benar, demi kemuliaan-Mu, namun aku tidak merasa cukup menerima barakah dari-Mu’,” (HR Bukhari).
--
good love with my friends.
Previous Page12Next Page